Apa Itu Virtual Host?
Apa Itu Virtual Host?
Virtual Host adalah metode yang digunakan untuk menambahkan banyak domain dalam satu server. Artinya, Anda bisa membuat banyak website dengan domain berbeda pada server yang sama.
Ada tiga tipe konfigurasi virtual, yaitu:
- IP Based : setiap website menggunakan IP address yang berbeda.
- Port Based : setiap website menggunakan IP address yang sama tapi pada port yang berbeda.
- Name Based : setiap website menggunakan IP address yang sama dengan hostname yang berbeda.
Suatu server bisa membagi resourcenya (memory, processor, dll) untuk masing-masing. Oleh karena itu, salah satu keunggulannya adalah tidak memerlukan resource tambahan sehingga bisa lebih hemat biaya.
Pada praktiknya, virtual host sering digunakan pada layanan shared hosting. Itulah salah satu alasan layanan tersebut harganya lebih terjangkau.
Oh ya, Anda juga bisa kok membuat virtual host sendiri. Untuk lebih jelasnya, mari ikuti tutorial membuat virtual host di bawah ini!
Cara Membuat Virtual Host di Ubuntu & Debian Menggunakan Apache
Untuk membuat virtual host pada Apache, pastikan Anda sudah melakukan instalasi Apache pada server Ubuntu atau Debian Anda terlebih dulu. Jika sudah siap, Anda bisa mengikuti enam langkah cara membuat virtual host di Ubuntu berikut ini:
- Membuat Direktori Baru
- Memberikan Permission Folder
- Membuat Halaman Demo untuk Testing
- Membuat File Virtual Host Baru
- Mengaktifkan Virtual Host Baru
- Melakukan Testing
Ikuti panduannya dibawah ini!
1. Membuat Direktori Baru
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat struktur direktori server. Direktori inilah yang akan digunakan untuk menyimpan data situs website.
Lokasi penyimpanan data website di Apache berada dalam direktori /var/www/html. Nah, Anda perlu membuat folder baru bernama public_html pada direktori /var/www/html yang akan digunakan untuk menyimpan konten masing-masing domain.
Jalankanlah perintah berikut ini untuk membuat folder pada direktori tersebut:
# sudo mkdir -p /var/www/html/public_html
2. Memberikan Permissions Folder
Untuk dapat memodifikasi file di dalam direktori yang telah Anda buat, Anda perlu mengganti Permissions atau hak akses yang masih dimiliki oleh user root. Tujuannya, agar user biasa pun dapat mengubah file yang ada di direktori /var/www/html/.
Silakan jalankan perintah berikut ini untuk mengubah Permissions:
sudo chown -R $USER:$USER /var/www/html/public_html
Variabel $USER akan mengambil nilai dari user yang sedang aktif saat tombol ENTER ditekan.
Nah sekarang, Anda sudah bisa menambah atau mengubah konten yang ada didalam direktori /var/www/html.
3. Membuat Halaman Demo untuk Testing
Selanjutnya, Anda perlu membuat halaman HTML untuk pengujian host baru. Caranya, masuklah ke direktori public_html dengan menjalankan perintah berikut ini:
# cd /var/www/html/public_html
Buatlah file bernama index.html pada direktori public_html dengan menggunakan perintah berikut:
# touch index.html
4. Mengaktifkan Virtual Host Baru
Setelah file virtual host baru berhasil dibuat, Anda perlu mengaktifkannya dengan menggunakan perintah a2ensite berikut ini:
sudo a2ensite website-1.conf
Kemudian, nonaktifkan konfigurasi default Apache yang berada pada file 000-default.conf dengan perintah ini:
sudo a2dissite 000-default.conf
