Cara Membuat Portofolio Kerja Menarik
Cara membuat portofolio kerja yang menarik memang bisa dibilang susah-susah gampang. Pasalnya setiap perusahaan memiliki kriteria tersendiri terhadap calon karyawan yang ingin direkrut. Dalam dunia kerja, portofolio memang menjadi salah satu penilaian perusahaan untuk menilai hasil kerja kamu di perusahaan sebelumnya. Dari portofolio tersebut, perusahaan bisa melihat potensi hingga kemampuan kandidat. Namun, portfolio umumnya digunakan untuk mereka yang bekerja di bidang pengembang seperti web developer, penulis, editor, graphic designer dan lainnya.
Meski begitu, persyaratan untuk melampirkan portofolio tergantung dari pihak perusahaan. Jika perusahaan meminta portofolio, sebaiknya kamu membuatnya dengan baik dan menarik agar mendapat nilai plus dari pihak perusahaan. Nah, berikut cara membuat portofolio kerja yang menarik. Yuk, simak di bawah ini:
1. Cantumkan skill yang kamu miliki
Hal utama yang akan dilihat oleh pihak perusahaan dalam menilai calon karyawannya adalah dengan melihat skill atau kemampuan yang dimilikinya. Oleh karena itu, kamu tidak boleh lupa untuk menyertakan skill secara jelas dan detail. Misalnya, kamu familiar dengan bahasa pemrograman seperti JavaScript, Python dan lainnya.
2. Memilih hasil kerja terbaik
Tahap selanjutnya adalah dengan memilih hasil pekerjaan terbaik kamu. Jangan lupa untuk memilih proyek yang paling baru lengkap dengan tanggal dan tahun pembuatannya. Jika memungkinkan, kamu dapat menambahkan foto kamu saat sedang mengerjakan proyek tersebut. Tapi ingat, foto yang disematkan harus yang profesional dan bukan selfie.
3. Tulis pencapaian yang pernah kamu raih
Untuk menambah nilai plus pada portofolio kerja kamu, jangan lupa untuk mencantumkan pencapaian atau prestasi yang pernah kamu raih. Misalnya, menjadi penulis terbaik di kantor dan lain sebagainya. Tulislah secara jelas dan padat tentang hasil kerja kamu selama ini. Kamu juga bisa menambahkan sedikit demonstrasi kemampuan kamu serta link hasil kerja di dalam portofolio.
4. Buat secara ringkas dan jelas
Sama halnya dengan CV dan resume, kamu juga harus membuat portolio kerja secara ringkas dan jelas. Meski begitu, portofolio yang kamu harus tersusun rapi agar dapat lebih mudah dibaca dan dianalisa oleh pihak perusahaan.
5. Membuat portofolio di situs online
Selain membuat dalam bentuk softcopy dengan format PDF, kamu juga bisa membuat portofolio melalui situs online seperti blog dan lainnya. Dalam blog tersebut kamu bisa secara jelas mencantumkan kemampuan atau skill yang kamu miliki. Selain itu, kamu juga bisa mendeskripsikan data diri kamu dengan lengkap. Tak lupa untuk mencantumkan testimoni dari pihak yang pernah bekerjasama dengan kamu, bisa rekan kerja atau klien.
Source : pintek.id
