Fungsi Dan Cara Kerja Data Center
Apa Itu Data Center?
Data center adalah sebuah infrastruktur teknologi yang menjadi pusat penyimpanan data dalam skala besar. Biasanya, data center juga digunakan sebagai tempat instalasi komputer server tingkat enterprise yang berisi database untuk website atau aplikasi.
Penyedia layanan web hosting, pengembang aplikasi, dan bisnis besar umumnya juga menyewa ruang di fasilitas data center untuk mengoperasikan server.
Data center biasanya memiliki ratusan hingga ribuan rak berisi komputer server. Komputer-komputer inilah yang nantinya akan dijadikan penyimpanan dan pengelolaan data. Selain itu, di dalam rak tersebut juga terdapat berbagai perangkat dan kabel jaringan yang diperlukan untuk operasional.
Karena menyimpan data penting dalam skala besar, data center juga dibangun dengan keamanan tingkat tinggi, baik dalam segi keamanan fisik bangunan atau konfigurasi software untuk masing-masing server di dalamnya.
Nah, untuk memilih data center yang baik, ada beberapa kriteria yang biasanya menjadi patokan:
- Lokasi: lokasi data center harus pada daerah yang aman banjir, gempa, tanah longsor atau hal bahaya yang lain agar tetap aman. Selain dari sisi geografisnya, data center juga harus terdapat pada daerah yang memiliki akses internet stabil agar bisa terus diakses secara online.
- Keandalan: data center yang bagus memiliki kecepatan akses data yang cepat dan efisien. Salah satu yang mempengaruhi keandalan dalam mengakses data adalah jaringan internet fiber optik. Jaringan yang efisien akan berpengaruh pada kinerja data center tersebut.
- Fleksibilitas dan skalabilitas: salah satu yang menjadi daya tarik pengguna adalah fleksibilitas data center, contohnya seperti mengatur skala penggunaan server. Struktur desain dan perangkat yang digunakan dalam data center harus diperhatikan agar fleksibilitas tetap terjaga.
Selain tiga kriteria di atas, yang paling penting adalah pusat data tersebut harus selalu dilakukan pemeliharaan atau maintenance secara rutin agar bisa terus berfungsi dengan baik.
Cara Kerja Data Center
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, data center berisi sekumpulan komputer server yang memiliki peran besar dalam keperluan operasional penggunanya.
Seluruh server yang ada pada sebuah data center biasanya dapat diakses secara online melalui berbagai portal. Agar data dalam server dapat diakses, maka server akan dihubungkan ke internet melalui berbagai perangkat jaringan seperti switch, router dan sebagainya.
Data yang berasal dari server akan diteruskan ke masing – masing router setelah itu baru diterima oleh para user.
Fungsi Data Center
Selain fungsi data center sebagai tempat penyimpanan dan pengolahan data, ada beberapa fungsi lain khususnya untuk para pelaku bisnis yang menjadikan data sebagai prioritas utamanya.
Berikut ini beberapa fungsi data center diantaranya seperti.
Sebagai tempat penyimpanan data skala besar
Sebagian besar yang menggunakan data center yaitu pemerintah, perusahaan besar atau perusahaan multinasional. Yang mana data yang mereka miliki tentu tidak kecil.
Maka dari itu penyimpanan cloud saja tidak cukup, mereka perlu ruang yang lebih besar. Selain sebagai tempat menyimpan, data juga akan diproses dan disebarkan pada pengguna yang membutuhkan.
Dengan menggunakan data center kamu tidak perlu khawatir apabila data hilang atau terhapus, karena data center sudah pasti memiliki backup-nya.
Sebagai private cloud
Tidak hanya sebagai pusat menyimpan data, data center ini juga dapat difungsikan sebagai private cloud. Dalam hal ini seperti untuk menghosting aplikasi bisnis internal.
Contohnya seperti software CRM (customer relationship management) dan ERP (enterprise resource planning).
Sebagai principal repositories
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pada data center juga terdapat infrastruktur lain seperti router, server, firewall, switch dan masih banyak lagi. Kebutuhan pendukung pada data center ini dinamakan sebagai principal repositories.
Kriteria Memilih Data Center yang Baik
Ketika perusahaan kamu membutuhkan sebuah data center dan akan menyewa nya. Ada beberapa kriteria sebelum kamu memutuskan memilih data center tersebut, berikut ini beberapa hal yang harus dimiliki sebuah data center.
Sumber daya listrik
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah sumber daya listrik yang digunakan. Setiap data center tentu dilengkapi dengan power supply, sehingga ketika terjadi pemadaman listrik, battery bank akan menampilkan data dan generator diesel dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Apabila data center tersebut memiliki sumber daya listrik yang baik, maka gangguan pada listrik dapat terminimalisir.
Sistem penyimpanan data
Data center yang baik memiliki performa kecepatan yang bagus. Untuk membantu hal tersebut maka dibutuhkan sebuah spesifikasi server yang memadai.
Oleh karena itulah saat ini banyak yang menggunakan processor multicore demi mendapatkan pemrosesan data yang cepat. Selain server, kamu juga perlu menggunakan perangkat storage tambahan jika kurang seperti HDD atau SSD.
Sistem keamanan
Selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah sistem keamanan yang digunakan pada data center. Keamanan di sini ada dua yaitu secara fisik atau pada lokasi data center dan keamanan cyber.
Pada lokasi data center, terdapat kamera untuk mengawasi seluruh pergerakan yang terjadi pada gedung tersebut. Selain itu tidak sembarang orang yang bisa masuk pada gedung data center, pengunjung harus melakukan otentikasi dua faktor atau menunjukkan kartu identitas pribadi.
Selain itu, kamu juga perlu waspada pada ancaman yang berasal dari hacker, malware dan spyware. Hal tersebut dapat diatasi dengan firewall untuk mencegah akses masuk dari luar, atau berbagai cara pencegahan lainnya.
Bandwidth
Kecepatan proses data juga dipengaruhi oleh bandwidth, semakin besar bandwidth maka semakin cepat proses transfer data. Sama seperti saat kamu melakukan browsing, semakin besar bps atau bit per second maka semakin cepat juga kamu mengakses internet.
Pada data center, kebutuhan akan bandwidth yang besar dapat terpenuhi. Maka dari itu pastikan kamu memilih data center yang menyediakan bandwidth besar.
