Apa itu Content Writer?
Apa itu Content Writer?
Sederhananya, content writer adalah orang yang membuat konten berbentuk artikel untuk kebutuhan tertentu. Umumnya untuk keperluan digital marketing atau digital konten.
Tugas Content Writer
Tugas utama content writer adalah membuat konten/artikel sesuai brief yang diberikan. Selain itu, tugas seorang content writer adalah:
- mengelola konten (web, sosmed, iklan, dan sejenisnya)
- melakukan riset (bahan materi/keyword)
- bekerja sama dengan divisi terkait (digital marketing, grafis atau semacamnya)
Jenis Content Writer
Content writer adalah istilah yang umum. Secara fungsi atau pembagian kerja, content writer dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
- SEO writer (penulis artikel yang memiliki pemahaman SEO On Page)
- Copywriter (menulis untuk keperluan iklan)
- UX writer (menulis untuk aplikasi/desain)
- Ghost writer (content writer pada umumnya)
Ya, umumnya content writer bisa disebut sebagai ghost writer alias penulis tanpa nama. Sebab artikel yang sudah dibeli, biasanya akan dipublish menggunakan nama website atau pemilik utama (klien). Kecuali teman-teman menulis sebagai kontributor di sebuah perusahaan atau website semisal Mojok, Hipwee, IDN Times, dan lain-lain.
Content Writer vs Copywriter
Terdapat dua istilah yang sering diartikan sama. Padahal keduanya berbeda. Content writer adalah istilah umum yang menjelaskan pekerjaan seorang penulis konten. Sedangkan copywriter adalah orang yang menulis konten untuk keperluan iklan, biasanya untuk email marketing atau e-book dan landing page. Jadi, jangan dikira itu diartikan sebagai menulis artikel dengan cara copy Paste.
Modal Utama Content Writer
Untuk menjadi seorang content writer yang bisa menghasilkan dan bertahan di dunia digital, setidaknya kita harus punya beberapa modal ini:
- Suka menulis, itu pasti
- Paham digital marketing
- Punya dasar blogging (nilai plus)
- Mengerti SEO (minimal on page)
- Jujur
Persiapan Menulis Artikel
Ada beberapa persiapan yang Baim lakukan sebelum menulis artikel. Biasanya Baim akan melakukan ini lebih dulu:
- melakukan riset klien (menyesuaikan konten yang sudah ada)
- memastikan brief yang diberikan
- melakukan riset keyword
- membuat outline
- riset materi tulisan
- editing
Tips Mendapat Job Content Writer
Seperti yang sempat dibahas sebelumnya bahwa Bahrul Ilmi mendapat job sebagai content writer lebih banyak dari rekomendasi teman dan sosial media. Nah, untuk teman-teman yang baru mulai, bisa coba saran ini:
1. Bangun branding
Boleh gunakan social media atau blog teman-teman yang paling potensial. Tapi usahakan jangan terlalu fokus ke jualan (hard selling).
2. Gunakan strategi soft selling
Selain testimoni, coba upload hal-hal yang berkaitan dengan content writer. Bisa orderan yang sedang dikerjakan atau aktivitas teman-teman sebagai penulis konten. Ingat, usahakan jangan terang-terangan (soft selling saja). Boleh hard selling, tapi jangan terlalu sering.
3. Bangun relasi
Perluas pertemanan di lingkungan yang menjadi target market teman-teman.
4. Kolaborasi
Jangan selalu menganggap orang lain yang satu profesi sebagai kompetitor. Biasanya kita bisa saling kolaborasi mengerjakan project. Contohnya, Baim menulis untuk tiket.com, QNET dan MNC Shop. Itu adalah project kolaborasi dengan beberapa agency dan penulis artikel.
