Manfaat Dan Fungsi Proxy Server
Manfaat Dan Fungsi Proxy server : adalah perangkat komputer atau software yang bekerja sebagai proxy, yaitu menjadi perantara bagi Anda dan server tujuan. Jadi, ketika mengakses internet, Anda tidak langsung terhubung ke website tujuan karena akan melalui server terlebih dahulu. Misalnya, ketika mengakses sebuah website. Dengan adanya proxy , Anda juga bisa melakukan aktivitas internet yang lebih aman. Alasannya, informasi asli Anda bisa disamarkan dengan bantuan proxy tersebut. Jadi, tidak mudah dicuri oleh hacker.
Tak hanya itu, proxy server juga cukup efektif digunakan sebagai sebuah gateway. Nantinya, semua koneksi yang dilakukan akan sesuai dengan setting gateway yang ditetapkan. Dengan begitu, tidak mudah disusupi serangan dari luar yang tidak diinginkan.
Nah, mari pelajari lebih lanjut kegunaannya..
Fungsi Proxy Server
Secara umum, ada empat fungsi proxy server, yaitu:
1. Masking
Proxy server memiliki fungsi menutupi atau menyembunyikan identitas Anda, terutama alamat IP. Ketika pertukaran data melewati gateway, alamat IP Anda akan diganti. Dengan begitu, website yang Anda tuju tidak bisa mengetahui alamat IP asli Anda.
2. Connection sharing
Server proxy berfungsi sebagai sebuah hub atau terminal. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan menggunakan proxy, maka semua orang di perusahaan tersebut dapat mengakses internet melalui satu jalur atau satu gateway.
Dengan kondisi tersebut, antar komputer dapat saling berbagi akses data melalui server yang sama.
3. Filtering
Fungsi proxy server lainnya adalah filtering, atau sebagai pemilah informasi. Semua transfer informasi menggunakan internet akan disaring terlebih dahulu sehingga bisa meminimalisir serangan virus atau malware.
4. Caching
Proxy server juga berfungsi untuk caching. Artinya, data sementara dari aktivitas internet akan disimpan di server. Jadi ketika Anda ingin mengakses data itu lagi, proxy server akan memberikan data yang sudah disimpan sebelumnya. Semua data yang pernah Anda akses akan disimpan oleh server dalam bentuk cache, seperti yang digambarkan pada gambar di bawah ini:
Berkat keempat fungsi proxy server, Anda dapat memperoleh banyak manfaat ketika melakukan aktivitas di dalam jaringan. Apa saja manfaatnya?
Manfaat Proxy Server
Berikut adalah enam manfaat proxy server yang mampu mendukung aktivitas berinternet Anda:
1. Meningkatkan Keamanan Jaringan
Berkat fungsi filtering, data yang masuk dan keluar akan disaring. Dengan begitu, Anda akan lebih terlindungi dari berbagai virus dan malware.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan jenis proxy tertentu agar semua pertukaran data terenkripsi. Dengan begitu, bisa mencegah orang asing memantau aktivitas internet Anda.
Biasanya banyak perusahaan yang menggunakan proxy bersamaan dengan VPN guna meningkatkan keamanan.
2. Menjaga Privasi Pengguna
Server proxy bisa membantu privasi Anda saat berselancar di internet.
Alasannya, fungsi masking membuat alamat IP Anda saat browsing dapat disembunyikan dan diganti dengan IP dari proxy tersebut. Artinya, website yang Anda tuju tidak bisa mengetahui informasi pribadi Anda.
Dengan begitu, Anda dapat melakukan browsing dengan lebih leluasa, tanpa perlu khawatir data pribadi Anda diketahui.
3. Mempercepat Akses Konten
Karena fungsi caching, semua data yang pernah Anda akses akan disimpan sementara. Jadi, ketika Anda melakukan request data yang sama dari server, proxy akan melayani permintaan tersebut menggunakan data yang tersimpan dalam cache.
Dengan begitu, akses informasi bisa lebih cepat karena tidak semua permintaan harus ditujukan ke server tujuan sebenarnya.
4. Menghemat Penggunaan Bandwidth
Fungsi caching pada proxy server tak hanya mendukung kecepatan Anda, tapi juga menghemat bandwidth. Mengapa begitu?
Ketika ada sepuluh permintaan sama ke server tujuan, maka dibutuhkan bandwidth untuk melayani sepuluh permintaan tersebut.
Namun, dengan adanya server proxy, permintaan tersebut akan dilayani dari cache terlebih dahulu. Jadi, tidak membutuhkan bandwidth layaknya sebuah permintaan baru ke server.
5. Membuka Akses yang Diblokir
Proxy server mampu membuka akses terhadap konten yang diblokir oleh negara, provider internet tertentu. Umumnya, pemblokiran dilakukan berdasarkan alamat IP dari pihak yang mengakses.
Nah, karena proxy mampu menyembunyikan IP pengguna, maka otomatis permintaan ke server yang diblokir akan diizinkan. Alasannya, tidak termasuk dalam daftar blokir.
Sebagai contoh, di kantor Anda terdapat kebijakan untuk memblokir konten sosial media atau forum online. Padahal, Anda adalah seorang staf marketing yang butuh memantau berbagai website tersebut.
Dengan begitu, Anda bisa mengakses website yang diblokir sesuai kebutuhan pekerjaan Anda, meskipun pengguna lain di kantor Anda terblokir.
Jenis-jenis Proxy Server
Berikut adalah jenis-jenis proxy server yang cukup umum digunakan:
1. Forward Proxy
Forward proxy adalah jenis proxy yang paling umum digunakan. Jenis proxy ini sebagai perantara antara sekelompok pengguna dengan internet melalui satu jalur koneksi.
Forward proxy mampu menyembunyikan IP pengguna dari website yang dituju, sehingga data pribadi Anda tetap terjaga.
2. Web Proxy
Web proxy merupakan forward proxy yang menjadi bagian dari sebuah browser. Anda cukup melakukan setting untuk menggunakan jenis proxy ini.
Sayangnya, web proxy terkadang bermasalah dengan skrip Java maupun Flash. Jadi, pertimbangkan penggunaan proxy ini kalau Anda sering mengakses website yang banyak menggunakan Flash.
3. Reverse Proxy
Sesuai namanya, reverse proxy adalah kebalikan dari forward proxy. Kalau forward proxy lebih dekat dengan klien/pengguna, reverse proxy banyak dimanfaatkan oleh server, seperti server website.
Dengan adanya reverse proxy, tidak semua permintaan dari pengguna akan masuk ke server tujuan secara langsung, tapi akan ditangani oleh reverse proxy dulu.
