Tips Membuat Webinar yang Mendapat Hasil
Tips Membuat Webinar yang Mendapat Hasil Saat membuat webinar Anda, mulailah dengan menentukan topik yang akan beresonansi dengan audiens Anda. Setelah Anda mendapatkan topik, Anda dapat membuat aset seperti email, halaman arahan, dan acara itu sendiri. Berikut adalah 10 tips untuk membantu Anda mengembangkan webinar yang memenuhi tujuan Anda dan mendapatkan hasil yang Anda rencanakan.
1. Setuju dengan topik webinar Anda
Anda dan tim Anda harus menentukan topik. Topik ini (dan konten terkaitnya) akan membantu mendorong seberapa menarik dan berpotensi menarik acara Anda secara intrinsik – yang memengaruhi jumlah prospek yang dihasilkan webinar. Topik harus sangat relevan dengan audiens target Anda, dan harus unik (atau memiliki pandangan yang unik; Anda tidak ingin mengulang topik yang telah dilakukan semua orang tahun ini) dan dapat ditindaklanjuti. Anda juga terkadang dapat menarik audiens yang lebih besar dengan memilih topik yang bersifat provokatif.
2. Tentukan formatnya
Webinar dapat memiliki format yang berbeda. Dengan sedikit pengecualian, harus selalu ada satu moderator dan setidaknya satu pembicara. Berikut adalah beberapa kemungkinan:
- Satu presenter: Ini adalah format paling sederhana. Pembicara membutuhkan keterampilan presentasi yang sangat baik, karena satu pembicara dapat kehilangan minat audiens jika mereka tidak terlalu menarik.
- Dua penyaji: Dua pembicara menangani bagian presentasi yang berbeda. Ini bisa lebih menarik bagi audiens daripada satu pembicara, terutama jika mereka berinteraksi satu sama lain, daripada melakukan handoff di tengah jalan.
- Wawancara: Ini bisa berupa sesi tanya jawab atau pendekatan tim tag untuk suatu topik.
Diskusi panel: Diskusi panel biasanya dimoderatori oleh salah satu pembicara atau oleh penyelenggara. Karena memberikan lebih banyak ruang untuk sudut pandang yang berbeda, ini bisa sangat menarik. Namun, itu juga bisa keluar jalur tanpa moderator yang baik dan fokus yang kuat. Berikan lebih banyak waktu dan koordinasi untuk mengelola beberapa pembicara (termasuk latihan) dan buat struktur untuk diikuti oleh moderator agar diskusi tetap pada jalurnya.
3. Identifikasi dan rekrut pembicara
Merekrut moderator dan presenter adalah langkah besar berikutnya dalam proses produksi. Pembicara Anda harus menarik dan mengartikulasikan agar audiens tetap mengikuti webinar sampai akhir. Pembicara yang membosankan, atau pembicara yang benar-benar tidak memiliki apa-apa (atau tidak ada yang baru) untuk dikatakan, membuat audiens bosan dan membuat merek Anda terlihat tidak menarik. Presenter yang memiliki personal brand yang kuat juga bisa menjadi daya tarik utama untuk acara tersebut.
Anda mungkin memiliki pakar internal yang dapat berbicara, tetapi jangan mengabaikan kemungkinan memilih pembicara pihak ketiga untuk menyajikan konten pendidikan. Tidak ada yang mau mendaftar untuk promosi penjualan selama satu jam; memiliki pembicara pihak ketiga menambah kredibilitas dan mengurangi skeptisisme tentang konten.
4. Bertemu dengan pembicara untuk membahas topik
Ini benar-benar kunci: mengadakan pertemuan awal dengan para pembicara. Anda harus menjelaskan kepada mereka tentang topik, tema utama, format, dan jadwal produksi. Biarkan mereka tahu bagaimana Anda berencana untuk mempromosikan. Pastikan mereka dapat memenuhi tenggat waktu yang diperlukan untuk tanggal produksi webinar yang dijadwalkan.
5. Kembangkan halaman arahan Anda
Saat Anda menggunakan email dan sosial untuk berpromosi, Anda akan mengarahkan calon peserta ke halaman arahan tempat mereka dapat mendaftar untuk hadir. Pastikan ini adalah halaman yang menarik yang membawa pesan merek Anda. Perkuat nilai, untuk meyakinkan siapa saja yang tertarik tetapi ragu-ragu. Praktik terbaik utama meliputi: mempromosikan pembicara, memperjelas tanggal dan waktu acara, menggunakan formulir pendaftaran sederhana, memberikan deskripsi yang jelas tentang webinar, dan membuat salinan yang dengan jelas memberi tahu prospek WIIFM (apa untungnya bagi saya). Jangan membuat penawaran lain di halaman ini; ikuti webinar Anda.
6. Buat email promosi Anda
Email adalah alat paling ampuh yang tersedia untuk mempromosikan webinar. Buat email promosi yang mengundang orang ke halaman arahan tempat mereka dapat mendaftar ke webinar. Untuk inspirasi saat memulai, lihat di kotak masuk Anda sendiri. Perhatikan undangan yang Anda dapatkan, terutama email dari perusahaan yang sudah sukses menjalankan webinar. Pastikan Anda mengikuti praktik terbaik email standar seperti membuat baris subjek yang menarik, body copy email, dan satu ajakan bertindak.
7. Mengembangkan materi untuk saluran promosi lainnya
Gunakan saluran lain untuk mempromosikan webinar Anda. Apakah Anda memiliki tempat di halaman rumah Anda untuk mempromosikan acara? blogmu? Posting di saluran media sosial yang digunakan pelanggan Anda yang sudah ada untuk menjangkau demografis yang serupa – dan prospek baru.
Source : https://www.affde.com/id/10-tips-for-creating-a-webinar-that-gets-results.html
