Tips Wawancara Kerja untuk Fresh Graduate
Setiap lulusan baru atau dikenal sebagai fresh graduate ingin memperoleh pekerjaan yang diimpikan. Namun, untuk memperolehnya tidaklah mudah.Fresh graduate perlu melewati beberapa rangkaian proses rekrutmen perusahaan. Apa saja tips wawancara kerja untuk lulusan baru atau fresh graduate?
Kali ini, LinovHR akan memberikan tips wawancara kerja terbaik untuk fresh graduate untuk mendapatkan pekerjaan impian. Apa saja tips tersebut? Simak uraian tips wawancara kerja berikut ini.
- Berpenampilan Sopan dan Menarik
Ini mungkin adalah panduan wawancara paling umum dan hampir semua orang tahu. Saat mendapat panggilan wawancara, biasanya pihak perusahaan akan memberikan segala informasi mengenai ketentuan pelaksanaan. Mulai dari jadwal, lokasi wawancara, hingga pakaian yang digunakan.
Tips wawancara kerja yang pertama adalah Kamu perlu mempersiapkan pakaian untuk wawancara kerja secara sopan dan menarik. Kamu dapat mengenakan pakaian berupa kemeja dan celana bahan. Serta, jangan lupa untuk menata rambut agar rapi dan enak dipKamung.
- Cari Tahu Soal Perusahaan
Tips wawancara kerja selanjutnya, Kamu harus mencari tahu dahulu informasi dasar seputar perusahaan bersangkutan. Mengapa begitu? Karena saat proses interview, biasanya HRD akan bertanya pengetahuan dasar soal perusahaan.
Jika tidak mengetahui informasi dasar perusahaan, maka akan kesulitan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Akibatnya, HRD akan menilai Kamu sebagai sosok yang kurang antusias dan tidak punya inisiatif yang baik.
- Datang Tepat Waktu
Sebagai pelamar kerja, sangat disarankan untuk hadir pada proses interview tepat waktu. Lebih baik lagi, jika Kamu mampu hadir 30 menit lebih awal di lokasi pelaksanaan wawancara.
Mengapa harus hadir 30 menit lebih awal? Hal tersebut karena Kamu dapat memiliki waktu yang lebih banyak untuk sedikit mempersiapkan diri untuk menjalani proses wawancara. Selain itu, Kamu pun tidak tahu keadaan tertentu yang dapat menghambat ketika di perjalanan, seperti hujan, macet, tertinggal angkutan umum, dan sebagainya.
- Persiapkan Salinan CV atau Resume
Untuk mempermudah HRD mengetahui kompetensi dan kemampuan, sebaiknya Kamu membawa salinan CV atau Resume. Dengan begitu, HRD dapat lebih mudah untuk mewawancarai Kamu.
Melalui CV atau Resume, Kamu pun dapat menyampaikan segala prestasi yang pernah diperoleh. Alhasil, HRD akan memberikan penilaian yang lebih baik dibanding pelamar lainnya.
- Jawab Pertanyaan HRD dengan Jujur
Saat menjalani proses interview, HRD akan memberikan sejumlah pertanyaan pada Kamu. Ketika menjawab pertanyaan tersebut, utarakanlah jawaban yang jujur. Jangan sampai memberikan informasi yang tidak benar atau bohong atas hal apapun.
Misalnya, saat HRD menanyakan, “Apakah Kamu bisa menggunakan software desain, seperti Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator?” Jika tidak mampu mengoperasikannya, jawablah “tidak”.
Apabila berbohong atas suatu kemampuan, maka dikhawatirkan Kamu akan memperoleh pekerjaan di bidang yang tidak dikuasai. Pada akhirnya, HRD perusahaan pun bakal memKamung Kamu sebagai sosok yang tidak profesional.
- Aktif dan Komunikatif
Sebagai fresh graduate, Kamu harus menunjukkan sikap antusias yang tinggi, terutama pada proses wawancara kerja. Sikap ini dapat dilakukan dengan cara menjawab interview secara komunikatif.
Saat wawancara kerja, HRD pun akan memberikan kesempatan Kamu untuk bertanya apapun yang masih bersangkutan. Kamu dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk aktif bertanya, mulai dari job desc, waktu kerja, visi serta misi perusahaan, dan lain-lain.
- Utarakan Skill yang Berkaitan dengan Posisi Dilamar
Saat proses interview, Kamu dapat mengutarakan segala kemampuan yang dimiliki sesuai dengan posisi kerja yang dilamar. Dengan demikian, kompetensi Kamu dapat meningkat di mata HRD.
Contohnya, jika Kamu melamar kerja sebagai desainer grafis, maka skill yang dibutuhkan adalah kemampuan menggunakan software desain, seperti Adobe Photoshop, Illustrator, dan sebagainya. - Berlatih Mengendalikan Bahasa Tubuh
Gugup dan canggung adalah hal yang wajar dirasakan saat melaksanakan interview. Terlebih jika Kamu seorang fresh graduate yang baru saja merasakan proses wawancara kerja. Akibatnya, rasa gugup tersebut akan menimbulkan kecemasan berlebih dan menghasilkan gerakan tubuh yang berlebihan.
Untuk mengatasi hal demikian, sebelum menjalani interview, ada baiknya Kamu berlatih untuk mengendalikan diri. Hal tersebut dapat dilakukan dengan berlatih berbicara dan menahan gerakan tubuh berlebih. - Gunakan Kata-Kata yang Positif
Segala ucapan yang Kamu keluarkan pada sesi interview akan dinilai oleh HRD. Jadi, perhatikanlah cara Kamu berbicara. Hindarilah kata-kata yang mampu memberikan tanggapan negatif. Misalnya, seperti mengganti kata “tidak” dengan “lebih baik”Contohnya, Kamu tidak bisa bekerja secara multitasking. Jadi, cara menjawabnya, yaitu “Saya lebih baik bekerja dengan fokus pada satu bidang tertentu dibanding harus multitasking.” - Tulis Hal Penting dalam Catatan Kecil
Saat proses wawancara kerja berlangsung, HRD akan menyampaikan beberapa hal penting. Agar tidak lupa, sebaiknya tulis hal tersebut dalam catatan kecil. Dengan begitu, Kamu dapat membaca kembali poin-poin penting dari HRD yang dapat berguna di kemudian hari. - Ucapkan Terima Kasih dan Tanyakan Bagaimana Cara Follow Up Hasil Interview
Setelah melaksanakan interview, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada HRD yang mewawancarai Kamu. Lalu, Kamu pun dapat bertanya mengenai cara follow up hasil interview. Biasanya HRD akan mengkonfirmasi mengenai hasil antara seminggu hingga 2 minggu kemudian.
