Flutter? Mari Mengenal Lebih Dalam Apa itu Flutter
Flutter adalah salah satu inovasi mesin mobile app development yang dikembangakan oleh Google. Menggunakan bahasa Dart dalam pengembangannya, flutter dibuat untuk kepentingan pengembangan aplikasi mobile dengan desain yang menarik untuk android maupun IOS.
Artikel ini akan membantu Anda, baik pemula dalam dunia developer aplikasi (seperti saya), pelajar maupun siapapun yang mencari referensi mengenai dunia mobile app development untuk mengenal dari nol suatu inovasi menarik dan layak untuk dipelajari, Flutter.
Anggapan yang beredar bahwa mobile app development adalah pekerjaan yang cukup sulit mungkin ada benarnya, namun juga tidak sesulit yang dibanyangkan. Karena sebenarnya, banyak sekali pilihan bahasa pemrograman sekarang ini yang memberi alternatif bagi pengembangan aplikasi mobile yang tentunya semakin mempermudah developer mobile app.
Pengertian Flutter
Flutter adalah kerangka kerja (framework) UI portable Google untuk kepentingan pengembangan aplikasi modern, reactive maupun native applications untuk OS Android maupun IOS. juga dapat didefinisikan sebagai salah satu Software Development Kit (SDK) yang dikembangkan oleh Google untuk kepentingan pengembangan aplikasi berbasis mobile dengan desain yang menarik, baik itu di Android maupun di IOS. Rilis pertama pada Mei 2017, dikembangkan dengan Dart. Ini sama sekali berbeda dengan mesin mobile app development lainnya yang biasa menggunakan bahasa Java sebagai dasarnya.
Perlu kita pahami, SDK sendiri merupakan sekumpulan alat pengembangan perangkat lunak dalam sebuah paket yang dapat diinstal. SDK digunakan untuk mengembangkan aplikasi maupun game. Biasanya, dalam satu paket SDK sudah terdapat kompilator, command line tools, kerangka kerja dan lainnya.
Dengan definisi flutter sebagai salah satu SDK, sudah dipastikan bahwa dilengkapi dengan berbagai fitur yang berguna untuk kepentingan pengembangan aplikasi multiplatform. Itulah mengapa bisa digunakan untuk pembuatan aplikasi berbasis android maupun IOS.
Di masa sebelumnya, untuk mengembangkan aplikasi berkinerja baik, pengembang mobile app harus menulis kode (coding) khusus untuk masing-masing platform, atau sering kita kenal dengan native app. Basis kode untuk masing-masing platform tidaklah sama. Untuk IOS native, biasanya developer menyukai menggunakan Objective-C dan Swift. Sedangkan untuk Android native, Java dan Kotlin menjadi favorit para developer.
Bagaimana Flutter Bekerja ?
Bahasa Dart adalah bahasa pemrograman yang digunakan apabila Anda akan mengembangkan aplikasi mobile menggunakan framework Flutter. Dart dikompilasi lebih dini ke kode asli atau diistilahkan dengan ahead-of-time (dikompilasi lebih awal). Hal inilah yang membuat aplikasi Anda bekerja lebih cepat. Dart juga merupakan bahasa pemrograman yang dikompilasi secara just-in-time, mempermudah developer dalam melihat setiap perubahan kode melalui log maupun fitur refresh status.
Untuk membuat desain User Interface, flutter juga menggunakan bahasa Dart, tanpa perlu menggunakan bahasa markup atau visual designer software seperti figma maupun sketch. Ini sangat mempermudah developer mobile app pemula tentunya karena tidak perlu mempelajari berbagai bahasa secara terpisah.
Flutter bekerja dengan sangat cepat. Rendering pada berjalan dengan kecepatan 60 frame per second (60fps) dan dapat mencapai 120fps untuk perangkat yang kompatibel. Apa itu artinya ? Semakin tinggi kecepatan dengan satuan frame per second maka artinya, akan menghasilkan transisi yang halus dan animasi yang mulus.
Baca Juga :
Aplikasi yang dibangun menggunakan flutter dibuat hanya dengan satu buah basis kode saja. Dan langsung dikompilasi kedalam arsitektur ARM, menggunakan Graphical Processing Unit (GPU). Bukan hanya dikompilasi secara langsung, kode juga dapat mengakses API Android atau IOS tertentu (GPS, penyimpanan media) melalui saluran platform.
Mengapa Harus Flutter ?
Flutter adalah framework pengembangan mobile app untuk cross-platform meskipun ditulis hanya dengan satu basis kode saja. Itulah kenapa memiliki berbagai keunggulan ketimbang framework-framework lainnya.
Berikut sudah saya rangkum beberapa keunggulan menggunakan untuk membangun suatu aplikasi mobile, baik untuk Android maupun IOS. Mudah-mudahan dapat menjadi pertimbangan Anda untuk semakin semangat mempelajari Flutter.
1. Produktivitas Tinggi
Flutter diciptakan memang untuk produktivitas tinggi. Bukan lagi hanya tentang menciptakan aplikasi yang kuat dan berkualitas. Tetapi juga sekaligus bagaimana menghasilkan aplikasi berkualitas dengan cepat.
Beberapa alasan kenapa layak disebut sebagai framework yang memiliki produktivitas tinggi :
- Developer dapat mengubah kode yang sudah ditulisnya dan memuat ulang perubahan tanpa adanya delay atau penundaan apapun (Hot reload).
- Pada flutter, tersedia berbagai widget UI yang developer butuhkan.
- kompatibel dengan berbagai IDE (tidak bergantung pada IDE tertentu).
2. Performa Tinggi
Kode yang Anda buat di flutter berjalan secara asli (native). Sehingga proses logic pembuatan aplikasi pun lebih mudah dimengerti. Maksudnya, apabila ingin membuat aplikasi Android tanpa menggunakan maka kita harus menulis kode dengan Java atau Kotlin kemudian kode tersebut akan dikompilasi dengan mesin C dan C++ menggunakan Android NDK. Barulah kerangka kode yang dibentuk dalam kode native dikompilasi dengan Dart Compiler.
3. Kualitas Oke
Widget yang ada pada flutter kompatibel dengan berbagai platform. Dari mulai scrolling, navigasi, alert, tombol, ikon hingga font sudah otomatis sesuai dengan sistem yang dituju. Baik saat kita mengembangkan aplikasi Android maupun IOS, keduanya tidak ada perbedaan, yang IOS akan tetap sama seperti aplikasi IOS biasa, yang Android pun akan sama seperti aplikasi Android biasanya.
4. Gratis (Open Source)
Flutter bersifat open-source, artinya dapat digunakan secara gratis diseluruh dunia. Ini berarti bahwa siapa saja boleh mempelajarinya dan menjadi pengembang aplikasi mobile, baik itu berbasis Android maupun IOS. Hal ini pun tidak mengharuskan Anda menggunakan OS tertentu pada komputer Anda. bisa bekerja di Windows, Linux maupun macOS.
Belajar Flutter, Keputusan Tepat
Dari banyak framework mobile app development, flutter lah yang cukup menarik. Ini mungkin anggapan pribadi saya. Namun, yang memiliki sifat open-source dan digunakan untuk pengembangan aplikasi mobile lintas-platform layak menjadi pertimbangan Anda untuk mulai mempelajari Flutter ini. Terutama bagi Anda yang ingin mulai berkecimpung kedalam dunia pengembangan aplikasi mobile, flutter amat layak untuk dipelajari.

