Lebih Baik Magang Ataukah Skripsi?
Ketika Anda sebagai mahasiswa memasuki semester terakhir, pertanyaan ini tentu sering muncul di dalam benak Anda. Terlebih lagi, beberapa universitas tidak mewajibkan Anda untuk menyelesaikan magang dan skripsi, sehingga Anda dapat memilih diantara keduanya. Namun, lebih baik yang mana? Magang atau Skripsi?
Bila Anda memutuskan memilih magang, Anda harus paham pengertian magang dan konsep dasar dari magang. Secara singkat, magang adalah proses dimana Anda menjadi bagian dari suatu perusahaan, dengan aturan yang sifatnya tidak mengikat, lain halnya jika Anda bekerja paruh atau purna waktu.
Tujuan Magang pada dasarnya adalah untuk membuat Anda mengenal seluk beluk dunia kerja . Harapannya, ketika nanti Anda lulus, Anda sudah tahu budaya kantor, atau setidaknya memahami sedikit gambaran alur kerja. Bahkan, terkadang kantor dimana Anda magang akan menawarkan Anda bekerja secara fulltime, setelah Anda lulus nantinya.
Sementara itu, Skripsi sudah selayaknya disebut “UN” ala mahasiswa. Tapi apakah Anda sudah memahami apa itu Skripsi? Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan studi S1 dimana isinya membahas fenomena dengan menggunakan kaidah yang berlaku.
Selain sebagai hasil karya akhir, skripsi juga diperlukan untuk Anda yang ingfin melanjutkan studi, hingga mendaftar beasiswa untuk studi lanjut. Dengan membuat skripsi, Anda dapat mengkaji sebuah fenomena dengan teori yang ada, dan mengasah kemampuan Anda berpikir kritis.
Apapun pilihan Anda, skripsi dan magang sama-sama membuat Anda menjadi lebih terasah baik secara teoritis maupun praktek. Jangan sampai Anda memilih skripsi atau magang hanya karena ikut-ikutan atau mencari yang mudah ya, karena setiap jalan mempunyai tantangannya sendiri dan kesulitannya masing-masing.
Baca Juga :
Jurusan Paling Sulit Tapi Menjanjikan untuk Masa Depan di Indonesia

