Selain Bahasa Inggris, Bahasa Asing ini Juga Penting Dikuasai untuk Memasuki Dunia Kerja

Kemampuan berbahasa asing (khususnya bahasa Inggris) merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap orang untuk dapat bersaing khususnya di dunia kerja. memasuki era industri 4.0, dibutuhkan dua bahasa asing lain sebagai modal memasuki dunia kerja. apa itu? Kemampuan berbahasa Mandarin dan Jepang kini juga termasuk dalam bahasa asing yang wajib dikuasai.
Bahasa Mandarin
Tahukah Anda bahwa ada 983 juta orang yang bisa berkomunikasi dalam bahasa Mandarin? Nyatanya, meski tidak lancar, setidaknya 1,2 miliar orang sudah bisa memahami bahasa tersebut. Pada saat yang sama, jika Anda ingin sukses dalam bisnis internasional, maka bahasa ini sangat penting. bagaimana bisa?
Ya, kemahiran berbahasa Mandarin mungkin menjadi salah satu faktor yang memungkinkan Anda bertahan di perusahaan kelas dunia. Pasalnya, pemain utama di bidang ini kebanyakan adalah orang China. Dengan menguasai bahasa ini, Anda akan lebih mudah menemukan celah dalam berbisnis dengan orang Tionghoa tersebut.
Menurut laporan The Telegraph, pada 2006, Brighton College di Inggris mengharuskan semua siswanya untuk berkomunikasi dalam bahasa Mandarin. Selain itu, diperkirakan seiring dengan keberhasilan China dalam mengubah PDB Amerika Serikat, peluang kerja bagi penutur bahasa Mandarin akan meningkat.
Namun, bahasa Mandarin tergolong bahasa yang sulit dipelajari. Pelajar bahasa ini membutuhkan sekitar 2.200 jam kelas untuk mempelajari bahasa tersebut.
Bahasa Jepang
Bahasa Asia lain yang mungkin juga perlu Anda pelajari adalah bahasa Jepang. Bahasa Jepang bermanfaat tidak hanya untuk dunia bisnis, tetapi juga untuk dunia pendidikan. Apalagi Jepang merupakan salah satu negara dengan perkembangan teknologi yang cukup maju. Oleh karena itu, tidak jarang orang yang ingin melanjutkan studi di bidang sains memilih melanjutkan studi di negeri sakura ini. Tidak hanya itu, bahasa Jepang juga bisa digunakan sebagai bahasa asing untuk bekerja guna membantu Anda mengembangkan karir di Jepang.
Saat ini terdapat sekitar 2 juta orang asing yang tinggal di Jepang. Kekuatan budaya dan ekonomi Jepang kuat, terutama di bidang ekspor budaya dan komersialnya, yang sebagian besar terkonsentrasi di negara-negara maju. Ini termasuk mobil, teknologi, komik, dan masakan mereka – seperti sushi. Perusahaan cenderung mempertimbangkan pelamar kerja yang berbicara bahasa lain dan kemudian bahasa Inggris. Apalagi bila perusahaan memiliki cabang di luar negeri atau memberikan layanan kepada banyak pelanggan asing. Pelamar tanpa kemampuan bahasa asing biasanya kurang dipertimbangkan.
Secara khusus, perusahaan multinasional melaporkan bahwa saat ini terdapat kekurangan tenaga kerja multibahasa. Mereka membutuhkan tenaga ahli ini untuk mengelola cabang di luar negeri. Selain itu, mempekerjakan ahli yang berbicara bahasa asli pelanggan juga dapat menunjukkan bahwa perusahaan peduli dengan pelanggan mereka.
Baca Juga :
Beda Cara Berpikir Orang yang Dominan Otak Kiri dan Kanan
