Perbedaan Danau Toba dengan Danau Lainnya
Pengaruh Danau Toba terhadap penduduk pulau Samosir tidak bisa diabaikan. Ini mungkin satu-satunya faktor terpenting yang menentukan keseluruhan karakter dan identitas tempat itu sendiri. Ini adalah salah satu faktor yang menyebabkan pemisahan pulau indah yang terkurung daratan ini dari daratan Turki selama hampir tiga abad. Hal ini juga menimbulkan identitas Samosir yang khas, identitas yang saat ini terancam oleh pertumbuhan yang cepat, tidak terkendali, dan memang tidak perlu, sebagai akibat dari sikap lemah pihak berwenang terhadap pemberian izin pembangunan. di tahun-tahun sebelum perang.
Danau Toba sendiri, tidak seperti danau-danau lain di Laut Adriatik, seperti Cephalonia dan Ithaca, merupakan badan air yang bermuara ke Laut Hitam. Ada hubungan yang jelas antara keduanya; jumlah besar air tawar yang ada di Danau dan volume tinggi drainase air asin dari Laut Hitam ke Laut Adriatik. Volume besar yang terakhir ini tidak wajar: itu adalah hasil dari penguapan yang terjadi setiap musim panas dari panas tropis di sekitarnya. Namun hubungan antara danau dan laut memiliki konotasi lain yang menarik.
Relasi inilah yang menjelaskan asal usul nama kota di pulau itu, Tobago, yang berarti “tanah danau”. Pulau itu mungkin terbentuk, dalam periode sejarah, oleh hubungan antara danau dan Laut Hitam, dengan kesimpulan bahwa pulau itu memperoleh pasokan air tawar dari Laut Hitam. Fakta bahwa Laut Hitam kini telah menjadi laut mati dan kering di ujung benua Eropa sangat menegaskan bahwa Laut Hitam pada masa sejarah merupakan sumber air tawar Toba di pedalaman.
Danau modern dialiri oleh sungai dari sisi timur dan menerima curah hujan yang jatuh dalam bentuk salju dari lereng timur. Di musim panas, penguapan dari lereng curam menghasilkan volume air jernih dan dingin yang, berkat pilin, menetes ke hilir sungai dan mengalir ke Laut Adriatik. Di musim dingin, danau membeku, dan air surut secara bertahap ke outlet terdekat. Pada musim ini cuacanya hangat, dan suasananya sangat segar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa danau telah memainkan peran penting dalam evolusi penduduk pulau Tobago.
Iklim pulau Tobago sedemikian rupa sehingga danau pasti memiliki pengaruh penting bagi penduduk pulau itu. Apalagi pulau itu sendiri telah mengalami perubahan besar, menjadi salah satu negara modern tercepat di dunia. Danau toba tidak diragukan lagi memiliki peran besar dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat negara tersebut.
Dalam perjalanan abad terakhir Danau toba dikendalikan. Pada saat itu, para nelayan setempat telah mengorganisir diri ke dalam komite, yang masing-masing memiliki kendali atas bagian danau. Mereka juga mampu membuat aturan untuk menangkap ikan yang menjadi dasar seluruh komunitas bekerja. Jelas bahwa pengaruh danau terhadap penduduk pulau Tobago hampir tidak dapat diabaikan.
