3 Tips Bekerja Kreatif dirumah
Dalam masa-masa bekerja di rumah seperti sekarang ini tentunya wajar apabila Mama rentan merasa cemas, stress, bosan, pekerjaan terasa menjadi lebih intens seperti 24 jam bekerja, dan terkadang sulit membagi waktu bekerja, berinteraksi dengan si Kecil, dan mengalokasikan ruang serta waktu untuk diri sendiri. Ditambah lagi bagi si Kecil yang mungkin sehari-hari sudah memiliki jadwal sekolah, daycare, atau aktivitas rutin saat ini terjebak perasaan bosan karena harus bermain dan belajar dari rumah semakin menambah pikiran dan tidak jarang menguji emosi Mama. Sementara itu, situasi yang penuh dengan ketidakpastiaan ini perlu dihadapi dengan daya tahan mental yang baik agar Mama dapat mengelola kecemasan untuk tetap bisa produktif di pekerjaan dan kewajiban pengasuhan sehari-harinya.
Untuk membantu Mama menjalani kegiatan bekerja di rumah dengan lebih optimal, ada beberapa cara yang dapat dilakukan seperti:
1. Ubah Suasana Ruangan di Rumah
Lakukan perubahan suasana, penempatan, dan dekorasi rumah serta ruang kerja apabila Kamu merasa bosan. Hal ini juga dapat dilakukan dengan melibatkan anak serta anggota keluarga lainnya di rumah untuk menjaga mood bersama. Untuk si Kecil sendiri, kegiatan ini bagus dalam melatih problem solving dan banyak melibatkan aktivitas fisik.
2. Atur Jadwal sesuai dengan Kebutuhan
Buat jadwal atau priority list (to do list yang sudah dipertimbangkan skala priotitasnya) yang disesuaikan dengan kebutuhan dan jam bekerja Kamu sehari-hari. Dalam daftar ini atur waktu bekerja, pendampingan si Kecil, dan waktu me-time atau self-care untuk Mama yang paling memungkinkan. Jadwal semakin konsisten semakin baik, sehingga dapat juga ditanyakan ketersediaan dan kesanggupan waktu serta aktivitas yang dapat dibantu Papa atau anggota keluarga lainnya dalam mengasuh si Kecil.
3. Sosialisasikan Jam Kerja dengan Anggota Keluarga Lainnya
Atur batasan yang jelas dan konsisten dengan anggota keluarga lainnya mengenai jam dan ruangan kerja Kamu serta kapan anggota keluarga lainnya perlu membantu. Pada awalnya si Kecil mungkin akan terlihat kecewa karena melihat Mama di rumah tetapi interaksi tetap masih terbatas, namun lambat laun konsistensi ini dapat membantu Kamu menjelaskan dan membiasakan konsep bahwa walaupun di rumah Mama masih memiliki tanggung jawab pekerjaan dari kantor, bukan sekedar berlibur.
Baca Juga :
