Manfaat Garam Pada Zaman Yunani Kuno
Manfaat kesehatan dari garam di Yunani kuno sudah dikenal luas. Inilah peradaban yang pertama kali mengembangkan garam sebagai obat. Jejak garam paling awal ditemukan pada artefak dari Yunani kuno. Peradaban awal ini sebagian besar miskin air dan satu-satunya cara untuk mendapatkan makanan yang berlimpah adalah dengan memancing. Karena penangkapan ikan sangat penting bagi keberadaan mereka, peradaban awal ini bergantung pada garam untuk semua persiapan makanan mereka.
Penggunaan garam di Yunani kuno dimulai ketika tanaman pertama ditanam di padang rumput. Tanaman itu sendiri adalah sumber makanan, tetapi mereka juga menyediakan garam dalam bentuk jilatan garam. Ini adalah bentuk garam pertama yang bisa dipanen dan digunakan untuk makanan. Seiring berjalannya waktu dan semakin banyak kebun zaitun yang ditempati oleh kebun anggur, budidaya zaitun juga menjadi lebih luas. Akibatnya, garam sangat penting untuk banyak makanan Yunani awal.
Arkeolog paling awal yang memperhatikan manfaat garam dalam makanan adalah Hippocrates. Ia lahir di Athena dan menjadi dokter Kaisar Trajan. Hippocrates sedang mempelajari efek rempah-rempah terhadap sistem kekebalan tubuh manusia. Ini setelah dia menyadari bahwa tentara sering menderita penyakit sebelum berperang. Bumbu kunyit adalah salah satu hal yang ditemukan Hippocrates membantu menyembuhkan penyakit ini.
Sulit untuk menentukan tanggal awal penggunaan garam dalam makanan. Para arkeolog telah menemukan alat yang terbuat dari batu batu dan granit yang dipoles yang memiliki endapan garam. Mereka juga ditemukan di makam raja dan ratu Yunani kuno. Orang dahulu juga belajar menanam dan menggunakan garam dalam masakan mereka, tetapi sumber sebenarnya dari garam dalam makanan mereka adalah dari ikan dan makanan laut. Ini akan memberikan cukup garam bagi penduduk Yunani untuk memiliki banyak garam untuk digunakan di banyak hidangan yang mereka siapkan.
Catatan paling awal tentang konsumsi garam di Yunani kuno ada dalam karya penyair Yunani kuno Homer. Orang Yunani menggunakan garam dalam banyak makanan mereka, terutama saat memasak dan menyiapkan keju. Meskipun garam tidak ada dalam makanan persis hari ini, manfaat garam di Yunani kuno masih menjadi bagian dari kehidupan budaya itu.
Orang Yunani kuno tidak memiliki pendingin atau kenyamanan modern lainnya, sehingga mereka mengandalkan tumbuh-tumbuhan untuk semua kebutuhan kuliner mereka. Ada dua bahan garam penting yang mereka gunakan di semua makanan mereka. Mereka menggunakan kedua bumbu dapur yang kaya garam. Mereka juga memanfaatkan tanaman yang bisa menggantikan garam. Di antara tanaman tersebut adalah lada merah dan hitam, kayu manis, kapulaga, adas manis, jahe, pala, kunyit, dan fuli. Meskipun tidak ada bukti bahwa garam dimakan dalam jumlah besar oleh orang Yunani kuno, mereka memanfaatkannya dalam banyak hidangan yang mereka siapkan, yang menunjukkan betapa bermanfaatnya penggunaan garam.
Artikel Terkait :
