Universitas Medan Area Raih Peringkat 25 Di Tingkat Nasional Dan Peringkat 472 Di Tingkat Internasional (UI Greenmetric World University Rangkings 2018)
Peringkat Universitas Dunia UI GreenMetric adalah acara publikasi tahunan peringkat universitas di dunia yang dilaksanakan oleh Universitas Indonesia. UI GreenMetric menilai universitas berdasarkan komitmen dan tindakan universitas terhadap penghijauan dan keberlanjutan lingkungan.
Universitas Medan Area Adalah Universitas Swasta Medan yang lingkungan kampusnya yang sangat asri dimana universitas ini menyediakan ruang lebih untuk penghijauan dan keamanan lingkungan. Universitas Medan Area (UMA) memiliki komitmen yang tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus untuk menjadi kampus ramah lingkungan dan merupakan satu satunya PTS di Sumatera Utara yang memiliki hutan konservasi. selain itu UMA telah mendapatkan sertifikat kampus Bestari dan sertifikat UI GreenMetric, hal ini menunjukan bahwa UMA memiliki kesadaran yang tinggi dalam pengelolahan lingkungan hidup.
Adapun indikasi penilaian UI GreenMetric Ialah
1. Pengaturan Lahan dan Infrastruktur.
Dimana Dalam hal ini Universitas Medan Area Memeliki Luas Total Kawasan Hutan 20666.94 m2 . dan lokasi kampus yang strategis Universitas Medan Area Utama terletak di daerah pendidikan di perbatasan Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Berjarak 5,6 km dari pusat kota, dan berbatasan dengan gerbang tol Belmera 2,6 km. Selain UMA, ada universitas lain yang terletak di wilayah tersebut, yaitu Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU), Sekolah Tinggi Pariwisata Sumatera Utara, dan Universitas Amir Hamzah. Lokasi ini juga memiliki kombinasi fitur daerah pedesaan dan perkotaan dengan perkebunan karet dan pusat bisnis yang disebut Medan Metropolitan Trade Center (MMTC), pasar dan rumah sakit di sekitar universitas. Transportasi umum juga tersedia untuk menyediakan akses yang sesuai ke kampus.
2. Energi dan Perubahan Iklim, Indikator ini memperhatikan penggunaan energi yang efisien, penggunaan listrik, program konservasi energi, dan lain-lain.
Universitas Medan Area Menggunakan Lampu LED dan penerangan alami untuk menghemat listrik yaitu dengan menggunakan panel surya dan tenaga angin untuk penerangan lampu juga menggunakan kartu untuk mematikan lampu ruangan . dan untuk Pembangunan Universitas Medan Area Memiliki gedung 4 lantai di kampus I di tempat terbuka memungkinkan sirkulasi udara dan proses pencahayaan dengan cara yang tepat.
3. Sampah, aktivitas pengolahan limbah dan daur ulang sampah memiliki faktor yang besar dalam lingkungan yang hijau.
Program daur ulang Universitas Medan Area dirancang baik untuk sampah organik dan anorganik. Area Universitas Medan memiliki pusat pengolahan sampah organik bernama Rumah Kompos yang didirikan pada tahun 2016. Sampah organik diolah secara teratur untuk menghasilkan pupuk organik melalui proses penguraian. Program untuk mengurangi penggunaan kertas dan plastik di Universitas Medan Area terdiri dari:
1. Sistem online dalam proses belajar mengajar
2. Pencetakan dua sisi
3. Dispenser air untuk mengurangi penggunaan plastik dari konsumsi minuman
4. Kampanye Mengurangi Penggunaan Kertas dan Plastik di Kampus
5. Meningkatkan kesadaran siswa untuk mengurangi penggunaan plastik melalui kegiatan siswa (yaitu kewirausahaan).
4. Air, indikator penggunaan air di universitas bertujuan agar universitas bisa mengurangi penggunaan air, menambahkan program konservasi air, dan lain-lain.
- Kolam penampungan air hujan (terdiri dari 4 kolam) yang memanfaatkan tingkat curah hujan yang cukup tinggi di Sumatera Utara digunakan untuk pemeliharaan ikan, angsa, dan penyiraman tanaman pertanian
- Pencegahan genangan air dengan membuat biopori
- Pembuatan biopori menggunakan metode Kamir R. Brata
- Kegiatan siswa Biologi dalam membuat biopori
- Sumur infiltrasi
- Pengelolaan air limbah, khususnya air wudhu dari Masjid Taqwa Kampus I (kapasitas 2.000 jamaah) diolah kembali setiap hari dan digunakan untuk pemeliharaan di taman
5. Transportasi, indikator transportasi menilai tentang peraturan Universitas yang berkaitan dengan transportasi, seperti pembatasan kendaraan bermotor, penggunaan bus dan sepeda di Universitas untuk mendorong lingkungan yang lebih sehat
6. Edukasi, indikator ini lebih memfokuskan pada berbagai upaya Universitas dalam menciptakan generasi baru yang lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
