Pengertian Localhost Server
Pengertian Localhost Server – Berbicara mengenai pemrograman website, maka yang disebut dengan localhost adalah komputer yang sedang Anda gunakan. Pada praktiknya, localhost server sama seperti server web hosting yang menggunakan perangkat komputer Anda untuk menyimpan dan menjalankan sebuah website dengan sebuah aplikasi server lokal. Dari pengertian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa localhost server bukan hanya sebuah istilah, namun juga merupakan nama domain. Localhost server mempunyai IP address mereka sendiri, yaitu 127.0.0.1 atau yang lebih dikenal dengan sebutan loopback address.
Loopback address merupakan sebuah alamat IP yang digunakan untuk dapat mengakses localhost atau virtual server yang terdapat di komputer Anda. Pada umumnya, seluruh website mempunyai alamat IP khusus yang membuatnya dapat diakses oleh komputer. Namun karena sulitnya mengingat alamat IP tersebut, terciptalah nama domain. Melalui pengertian ini, dapat diartikan bahwa localhost juga merupakan sebuah domain karena mempunyai alamat IP.
Pada prosesnya, alamat IP localhost server dimulai dari 127.0.0.0 hingga 127.255.255.255. Namun default dari IP tersebut adalah 127.0.0.1, dimana jika Anda mengaksesnya melalui koneksi IPv4, akan langsung diarahkan kembali ke server Anda sendiri. Peristiwa ini disebut juga dengan peristiwa loopback.
Angka 127 sengaja dibuat untuk memicu terjadinya loopback yang memungkinkan Transmission Control Protocol serta Internet Protocol (TCP/IP) untuk langsung tahu bahwa yang ingin Anda panggil adalah komputer secara lokal.
Fungsi Localhost Server
Secara mendasar, localhost server berfungsi untuk mengakses website secara lokal atau offline. Jika Anda merupakan seorang developer atau administrator jaringan, adanya localhost tentu akan sangat membantu pekerjaan Anda, antara lain yaitu:
Menguji Kecepatan
Salah satu tugas utama administrator jaringan adalah memastikan bahwa seluruh peralatan serta TCP/IP dapat berfungsi dengan sangat baik. Karena itu, Anda perlu melakukan tes koneksi dengan mengirimkan permintaan ping ke localhost.
Jika Anda menggunakan sistem operasi Windows, langkah yang dapat Anda lakukan adalah dengan membuka command prompt dan memasukkan “ping localhost” atau “ping 127.0.0.1”. Setelah itu, Anda akan dapat langsung melihat detail performa jaringan Anda, mulai dari jumlah paket data yang diterima, dikirim, atau hilang. Bukan hanya itu saja, waktu yang diperlukan untuk melakukan transmisi data juga dapat Anda lihat di sini sehingga bila terjadi suatu masalah dapat dengan segera Anda perbaiki saat itu juga.
Menguji Sebuah Program atau Aplikasi Web.
Localhost bagi seorang developer berperan sangat penting dalam pembuatan serta pengembangan aplikasi atau program lain yang membutuhkan koneksi internet, dimana ketika melakukan pengembangan tersebut, para developer tentu perlu memastikan bawah seluruh aplikasi yang telah mereka buat berjalan dengan sangat baik. Dengan loopback, pihak developer dapat dengan mudah membuat koneksi ke localhost dan mengujinya secara langsung pada komputer atau sistem yang digunakan.
Source : webdev-id
